sumajaku.com

Mitra Pemerintah Penyampai Aspirasi Rakyat

example banner

Di Duga Terkena Serangan Jantung WNA Asal Malaysia Tewas

Di Duga Terkena Serangan Jantung WNA Asal Malaysia Tewas

Jenazah WNA Malaysia Di Instalasi Forensi RS Bhayangkara Palembang

Palembang, sumajaku.com,- Hanafi Bin Hamid (43), seorang Warga Negara Asing (WNA) kewarganegaraan Malaysia, merengan nyawa, saat sedang

latihan badminton, bersama teman temannya di Taxam Jalan Dr M Isa Lorong Cinta Damai Kelurahan 8 Ilir Palembang. Selasa (06/03/2018)
Pukul 20.15 Wib.
Korban Nahafi, bapak 7 anak ini, tercatat sebagai warga Jalan Merak Mas 1 Tanah Merak Mas 75450 Bukit Katil Malaka Malaysia. Saat kejadian
korban sedang latihan badminton usai bekerja, tiba tiba baru lima atau enam servis bola, korban terjatuh dengan posisi terlentang, dan
terdengan suara ngorok dari mulut korban. Korban langsung di berikan pertolongan saat dalam pejalanan menuju RS Tiara Patrin, nyawa korban
sudah tidak tertolong lagi.
Selanjutnya jenazah korban Hanafi langsung di evakuasi ke Instalasi RSMH Palembang. Karena korban merupakan WNA, yang baru lima bulan
bekerja di Palembang, sebagai Manager Warehouse PT LIN Sub Kontraktor PT Waskita Karya pada Proyek LRT. Akhirnya. Rabu (07/03/2018) Pukul
14.00 Wib, jenazah korban dipindahkan ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang, untuk dilakukan tindakan Otopsi, mengetahui
penyebab kematian korban.
Barulah pukul 15.00 Wib, tim dokter forensi bekerja. Setidaknya tiga jam pelaksanaan otopsi berlangsung, di duga kematian korban adanya
penyempitan pembuluh darah. Itu pun masih dilakukan pemeriksaan mendalam.
“dari hasil pemeriksaan kami tidak menemukan tanda tanda kekerasan kepada jenazah, baik di kepala ataupun di kepala tidak kita jumpai.
Untuk penyebabnya kita masih menunggu hasil labotorium, untuk dugaa serangan jantung itu masih dugaan tidak bisa kita tentukan” jelas Dr
Indra Sakti Nasution, saat ditemui usai pelaksanaan otopsi.
Sementara itu. Rekan kerja korban Marimuthu (53) warna Negara Malaysia ini, menuturkan jika korban Hanafi merupakan sosok yang sehat dan suka
olahraga. “dia suka olahraga khususnya badminton, selepas pulang kantor, seperti biasa di main badminton, tidak sampai 5 atau 6 servis
lah dia jatuh. Rencana jenazah dia ini akan kami bawa ke malaysia, jika cepat besok pagi kita play ke malaysia kita hantar dia ke
rumahnya di malaka malaysia” ungkap Marimuthu. (April)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan