Polda Sumsel Amankan Home Industri Tahu Berformalin

Polda Sumsel Amankan Home Industri Tahu Berformalin

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Meninjau Langsung Lokasi Home Industri Tahu Formalin

Palembang, sumajaku.com- Home Industri pembuatan tahu basa, digerebek jajaran Unit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel, karena dengan sengaja mengunakan campuran bahan berbahaya jenis formalin, di Jalan Setunggal Lorong Sekolah 1 Kelurahan 8 Ilir Kecamatan Ilir Timur

(IT) 2 Palembang. Disegel Polisi, Rabu kemarin Pukul 22.00 Wib. Selain mengamankan pemilik, tersangka Sani alias Aong (30), petugas kepolisian juga mengamankan ribuan tahu basa siap edar sebanyak 165 ember besar yang masing masing berisi 160 biji tahu, 4 drum plastic warna biru ukuran 200 liter. dan 1 drum warna biru kafasitas 100 liter turut diamankan. Cara kerja tersangka Aong dalam proses pembuatan tahu basa berformalin. Dimana tersangka Aong. Bahan baku kacang kedelai yang direndam dalam ember selama 1 jam. Formalin dicampurkan kedalam air

yang dijadikan bahan baku untuk memasak kacang kedelai. Tahu yang sudah dicetak, dimasukan kedalam ember masing masing 162 biji/ember yang direndam air yang sudah dilarutkan formalin dari jam 6 sore sampai jam 2 malam, bahkan dalam satu hari mampu memproduksi 80 ember,

kemudian tahu tahu tersebut dipasarkan di pasar tradisional seperti Pasar Lemabang dan Pasar Perumnas. “Dipasarkan ke pasar pasar tradional seperti pasar lemabang, pasar perumnas. Dalam sehari memproduski 80 ember masing masing ember 162 biji dijual perbiji seharga Rp 700 rupiah. Sudah memproduksi tahu basa ini sejak 4 tahun, ” ungkap tersangka Aong. Dijelaskan tersangka Aong. “cara kerjanya formaling dicampur ke air setelah tahu jadi, cara pencampurannya setengah liter formalin dicampur dengan air 200 liter, tahu yang sudah jadi ini bisa tahan sampai 15 atau 16 jam. Aku lakui ini karena banyak yang ngelu jika tahunya cepat basih, mereka mintanya tahu jangan basih”akunya. Tersangka Aong dengan sengaja meng