sumajaku.com

Mitra Pemerintah Penyampai Aspirasi Rakyat

example banner

ABK Kapal Momentum 10 Jayus Terpeleset Ke Sungai Musi

ABK Kapal Momentum 10 Jayus Terpeleset Ke Sungai Musi

Tim SAR lagi mencari korban disekitar kapalnya.

Palembang. Sumajaku.com,- Anak Buah Kapal (ABK) Momentum 10, Azizur Rahim (26), jatuh ke perairan sungai Musi tepatnya perairan Sungai Musi Pulo Koerto Gandus Palembang. Sabtu (02/02/2019) pukul 12.30 wib.

Berdasarkan informasi awal. Korban Azizur Rahim. Awalnya diduga Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia, setelah dikroscek kembali ternyata korban merupakan warga Indonesia yang lahir di Malaysia.

Korban Azizur saat itu memasang tali Rowing untuk menghubungkan antara Tugboat dan tongkang. Saat mau kembali ke tugboat inilah. Korban tiba tiba terpeleset dan jatuh ke sungai, ditambah arus sungai yang deras membuat korban terseret dan tengelam.

Laporan telah terjadi kondisi membahayakan jiwa manusia, dimana 1 ABK tengelam di sungai Musi Kecamatan Gandus Palembang, informasi dari salah satu anggota KPLP melalui Via Telpon langsung di terima petugas piket siaga rutin Basarnas Palembang. Sekitar pukul 13.00 wib.

Kepala Basarnas Palembang. Berty DJ Kowaas. Melalui Kasi Ops Basarnas Palembang. Inarwan. Mengatakan setelah mendapat info tersebut. Langsung bergerak cepat dengan menurunkan tim rescue.

“Kita menurunkan 16 orang personil rescue dan ABK, yang sedang melaksanakan piket siaga rutin, untuk segera menuju ke lokasi kejadian guna melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban” ungkap Inarwan.

Selain itu. Basarnas Palembang juga menurunkan sarana pendukung pencarian seperti alat alat utama. “Selain menurunkan personil, kita juga menurunkan alat utama seperti 1 unit RIB, 2 unit Perahu Karet lengkap dengan peralatannya serta 2 set alat selam guna menunjang pelaksanaan operasi SAR tersebut” jelasnya.

Team SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Palembang, Polair Polda Sumsel, Pospolair 30 Ilir, KPLP dan masyarakat sekitar.

“Team gabungan telah melakukan proses pencarian dengan maksimal namun korban belum berhasil ditemukan bahan pencarian pun kami hentikan sementara, kami akan melanjutkan besok (03/02/2019) pagi semoga korban dapat ditemukan” ujar Inarwan. (April)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan