sumajaku.com

Mitra Pemerintah Penyampai Aspirasi Rakyat

example banner

Pesawat Tempur Hawk dan F 16 Gempur Tanjung Pandan

Pesawat Tempur Hawk dan F 16 Gempur Tanjung Pandan
Pesawat pesawat yang terlibat dalam latihan tempur.

Palembang, sumajaku.com- Sebanyak 12 unit pesawat tempur jenis Hawk dan F – 16 serta 1 unit helikopter jenis Super Fuma mikik TNI AU, hadir dalam Operasi Jalak Sakti 2019, di Pangkalan Udara Sri Mulyono Herlambang Palembang, Kamis (02/05/2019).

 

Operasi Jalak Sakti 2019, merupakan latihan rutin yang melibatkan jajaran di wilayah Koopsau I, dengan melibatkan 4 unit pesawat tempur jenis Hawk dari Skadron udara 1 Lanud Supadio Pontianak. 4 unit pesawat tempur jenis Hawk dari Skadron udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Dan 4 unit pesawat tempur jenis F 16 dari Skadron udara 16 Pekanbaru, dilaksanakan di Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang.

 

“Operasi Jalak Sakti 2019, kita gelar di Palembang, dengan kekuatan Alusista 12 pesawat, terdiri 4 pesawat jenis game dari Skadron 1 pontianak , 4 pesawat tempur jenis Hawk dari Skadron 12 pekanbaru dan 4 pesawat tempur jenis F 16 dari Skadron 16 Pekanbaru, ” ungkap Kolonel Pnb Radar Suharsono, Komandan Wing 7 Lanud Supadio Pontianak.

 

Dalam simulasi target pengeboman daerah NKRI yang dikuasai separatis yang ditinggali oleh negara asing, di kawasan Tanjung Pandan Kepulauan Bangka Belitung.

 

“Skenarionya, daerah kita ada gerakan separatis bersenjata, yang ditumpangi oleh negara negara yang berkeinginan untuk menguasai wilayah kita, sehingga  pesawat pesawat tempur yang ada di wilayah Koopsau I, semua tergelar di Lanud SMH Palembang, menyerang daerah sasaran” jelasnya.

 

Dijelaskan Kolonel Pnb Radar Suharsono, Komandan Wing 7 Lanud Supadio Pontianak. “Bom yang dijatuhkan sebanyak 40 unit, terdiri dari pesawat tempur jenis Hawk masing masing pesawat dua, untuk pesawat tempur jenis F 16 masing masing pesawat 6 buah, setelah daerah yang dikuasai musuh hancur, dan berangsur stabil kita selanjutnya melakukan evaluasi” ungkapnya.

 

Sebagai bentuk keberhasilan dalam menjalankan tugas, menjaga kedaulatan NKRI. Jajaran TNI AU mengelar Kedirgantaraan yang dipersembahkan kepada rakyat “Kita melaksanakan kedirgantaraan seperti Alusista ini,

dimana ini adalah amanah dari rakyat dan akan kita suguhkan kepada masyarakat khususnya Kota Palembang untuk bersama-sama mensyukuri kenikmatan suatu kemenangan,” Tuturnya.

 

Hal senada juga disampaikan Ltk Pnb Bambang  Aprianto. Salah satu pilot Skadron udara 16 Pekanbaru ini, menuturkan, jika saat melakukan pengeboman sempat terkendala cuaca akan tetapi dengan profesional kendala apa pun dapat dilalui.

 

“Tadi kendalanya memang cuaca kurang bagus, saat menuju ke target. Akan tetapi, dengan kemampuan para pilot TNI AU yang profesional kami berhasil menghancurkan target, dan berhasil merebut wilayah kita kembali” ujarnya.

 

Masih dikatakan Ltk Pnb Bambang  Aprianto, dengan keprofesian berhasil menghancurkan sasaran hanya dalam waktu hitungan detik. Wilayah yang dikuasai separatis berhasil kembali dikuasai. “Menghancurkan target sendiri perjalanan menuju ke sasaran selama 20 menit, tapi untuk menghancurkan target sasaran hanya dibutuhkan waktu 30 detik,bom yang kita bawa merupakan bom jenis MK 82 beratnya sekitar 250 kg mampu menghancurkan areal sekitar 900 radius hancur oleh bom tersebut,” jelasnya.

 

Usai melakukan pengeboman, 12 pesawat tempur kembali ke Basecamp Lanud SMH Palembang. Saat satu persatu pesawat tempur jenis Hawk dan F 16 tiba, tiba di Basecamp Lanud SMH Palembang, warga masyarakat Kota Palembang sangat antusias menyaksikan Alusista pesawat tempur kebanggaan Bangsa Indonesia ini tiba, bahkan warga secara bergantian berpoto ria baik dengan Pilot TNI-AL atau pun dengan Pesawat tempur. (April)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan