sumajaku.com

Mitra Pemerintah Penyampai Aspirasi Rakyat

example banner

Bursa Inovasi Desa Pusatkan di desa Lebuk Lancang

Bursa Inovasi Desa Pusatkan di desa Lebuk Lancang
Pembukaan ditandai dengan penabuhan rebana secara bersama.
Banyuasin, sumajaku.com- Bursa Inovasi Desa Kepala Claster I Meliputi Kecamatan Suak Tapeh, Betung, Tungkal Ilir, Rantau Bayur, Banyuasin III Sembawa dan Pulau Rimau saling berbagi pengalaman bertempat di Gedung Olah Raga (Gor) Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, Kamis (08/07/210).
Pelaksana Bursa Inovasi Desa dalam sambutannya mengatakan, program BID merupakan upaya pemerintah untuk mewujudkan pembangunan nasional jangka menengah, secara berkualitas guna memprsiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan desa yang brkualitas agar mampu berkompetisi, Kata Ketua Panitia BID Rusdi Tamrin dalam sambutannya.
Peserta yang hadir terdiri dari 7 Kecamatan yakni Suak Tapeh, Sembawa, Betung, Banyuasin III, Pulau Rimau, Rantau Bayur serta Tungkal Ilir. Masing-masing desa mengirimkan setidaknya tiga orang peserta yang terdiri dari kepala desa dan perangkat serta tokoh masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan hari ini berlangsung lancar dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Banyuasin Pakde Slamet. Ada 121 Desa yang terdaftar mengikuti kegiatan BID Claster I, kami berharap ini akan melahirkan inovasi stimulan bagi desa-desa yang hadir,” tutur dia.
Dikesempatan itu Camat Suak Tapeh Sashadiman Ralibi S.Ag M.Si menyampaikan rasa syukur pada Allah SWT di dalam pelaksanaan Bursa Inovasi Desa Claster 1 Kabupaten Banyuasin sukses dilaksanakan.
“Kecamatan Suak Tapeh terpilih sebagai tuan rumah yang tergabung meliputi tujuh kecamatan. Bursa Inovasi Desa sebagai langkah strategis penyebaran dan pertukaran inovasi,” papar dia.
Kedepan desa dapat menata pembangunan dengan terus mengembangkan inovasi yang ada. Agar dapat melahirkan pembangunan yang inovatif, kewirausahaan, peningkatan ekonomi, serta berujung pada kesejahteraan masyarakat, menuju Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera.
“Terimakasih kami sampaikan atas kontribusi semua pihak, mulai dari pendamping desa, pendamping lokal desa hingha ke Dinas PMD baik kabupaten maupun provinsi. Suak Tapeh siap jika ada kegiatan berikut-berikutnya sebagai tuan rumah,” ungkap Mantan Kasubag TU Kemenag Muratara ini.
Sementara itu, Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Soemosentono mengatakan, BID sebagai forum untuk penyebaran inovasi yang didapat masing-masing desa, untuk bertukar saran dan pendapat mengenai Inovasi yang dimiliki.
Hasil hari ini lanjut Wabup, saya harapkan bisa dikembangkan di desa yang ada di Bumi Sedulang Setudung. Semua peserta dapat mengadopsi dan merealisasikan di desa masing-masing. Pemerintah melalui Kemendes telah menetapkan skla prioritas pembangunan desa.
“Untuk terus memotivasi pengembangan BID, dengan berkerjasama dengan pendamping desa terhadap pembangunan desa, merubah kebiasaan menjadi inovasi yang berdampak pembangunan ekonomi dan kesejahteraan,” pungkas dia#Fri

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan