sumajaku.com

Mitra Pemerintah Penyampai Aspirasi Rakyat

example banner

Lahan Padi Warga Dirusak Oknum Kades Yang Sama

Lahan Padi Warga Dirusak Oknum Kades Yang Sama
Rudi, HM Wisnu Oemar SH MH MBA, Sudarman Syahri SH, Nopri Yansyah SH, Sabar Nurdin, Kata, Agung Darmaji dan Permata serta Ayula, usai menghadiri dan menyaksikan pengecekan TKP.(fto.yn)
Banyuasin, sumajaku.comDiduga lahan padi warga telah dirusak oleh oknum Kades yang sama dan dilokasi sekitar yang sama sebelumnya telah terjadi sekitar tahun 2017 lalu dan saat ini tahun 2020 kembali terjadi dan telah dilaporkan warga. Hal ini diungkapkan Ketua Adat Kec Air Salek usai menghadiri dan menyaksikan pengecekan lahan di TKP, Kamis (24/09/2020).
Menurut Ketua Adat Kec Air Salek, Sabar Nurdin (75) menilai, hal ini telah menyalahi dan salah besar oknum Kades telah melakukan hal ini, katanya. Sebab, ia mengetahui persis sejarah kepemilikan dan “saya pun ke lokasi lahan”, katanya. Selain itu, dari sisi adat pun Sabar menilai, mutlak lahan yang dirusak milik Rudi dan tidak dapat diganggu gugat atas kepemilikannya, tegasnya.
Tidak beralasan oknum Kades merusak dengan cara menggali dan menimbun. Kalaupun oknum Kades mengaku memiliki surat, diduga kuat itu palsu, tegas Nurdin dengan nada meninggi.
Namun, terkait hal ini, Sabar pun berharap, damai. Ditanya, hal serupa pernah terjadi? Sebelumnya pernah terjadi dilokasi sekitar pada tahun 2017 milik Permata yang dilakukan oleh oknum Kades yang sama, bebernya.
Namun, anehnya, saat itu malah Permata selaku pemilik dilaporkan oleh diduga Harnojoyo dan oknum Kades tersebut dengan tuduhan telah menyerobot lahan. Padahal mereka yang menyerobot. Bila tuduhan itu benar, kenapa tidak ditangkap, tegasnya. Hal ini, bukti bobroknya proses penegakkan hukum, bebernya bernada kecewa.
Disinggung, terkait hal ini, ada dilaporkan ke pejabat daerah setempat? Ada saya laporkan ke Ketua Lembaga Adat Pemkab Banyuasin, Drs H Nur Muhammad meminta, saya yang menyelesaikannya, karena itu wilayah kerja kamu, ucap Sabar menirukan kata atasannya.
Sesuai petunjuk atasannya, pada tahun 2017, langkah Sabar menyurati pejabat daerah setempat, Kades dan Camat agar dilakukan pertemuan untuk mencari solusinya. Sangat disayangkan tidak ada yang hadir, bahkan ulah oknum Kades tersebut malah menjadi-jadi, sesalnya.
Sementara, Permata (88) mengaku, sejak tahun 70 an “saya pertama kali yang menggarap lahan itu, tanpa satu orang pun yang menggarapnya”, katanya. Namun, ketika lahan itu telah “saya garap hingga tanam tumbuh yang menghasilkan”. Barulah sekitar tahun 2017 ada yang mengaku ngaku selaku pemilik dan penggarapnya, sesalnya.
Diberitakan sebelumnya, guna menindaklanjuti laporan, Polres Banyuasin melalui unit Pidsus melakukan pemeriksaan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Pemeriksaan lahan dalam perkara pengrusakan lahan sawah seluas sekitar 8 hektar yang terletak di Desa Air Solok Batu Kec Air Salek Kab Banyuasin yang dipimpin Kanit Chandra yang beranggotakan Eko dan sekitar 3 anggota lainnya yang dihadiri dan disaksikan Rudi (33) selaku pelapor yang didampingi tim kuasa hukumnya HM Wisnu Oemar SH MH MBA, Sudarman Syahri SH dan
Nopri Yansyah SH, Sabar Nurdin (75) Ketua Adat Kec Air Saleh, Kata (60) orang tua Rudi, Agung Darmaji, Permata (88) pemilik pertama lahan dan Ayula pemilik lahan sebelah Rudi yang turut dirusak.
Setelah dilakukan pengecekan di TKP, unit Pidsus mengatakan, kedepan akan didiskusikan kembali, singkatnya Kamis (24/09/2020).
Selaku pelapor, Rudi mengaku, lahan sawahnya telah dirusak dengan cara digali sepanjang sekitar 300 meter dengan lebar sekitar 3 meter. Dampak galian ini, lahan sawahnya banjir saat air pasang yang mengakibatkan lahan padinya rusak bahkan gagal panen, keluhnya.
Akibatnya, perkara pengrusakan lahan sawah dengan luas sekitar 8 hektar di Desa Air Solok Batu Kec Air Salek Kab Banyuasin dengan pelaku oknum Kades terduga Ibrahim sebagaimana dugaan tindak pidana pasal 406 KUHP jo pasal 4 KUHP dan atau sebagajmana dugaan tindak pidana dalam Laporan Polisi Nomor : LPB/510/VII/2020/SPKT pada (09/07/2020) yang saat ini penyidikannya dilimpahkan ke Polres Banyuasin yang diproses Unit Pidsus Reskrim Polres Banyuasin.
 
Hingga berita ini dionlinekan, pihak terkait lainnya belum dapat dikonfirmasi.(yn)

 532 total views,  2 views today

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.