1
1
Banyuasin, Sumaja Post- Dana Desa yang dikucurkan pemerintah pusat melalui Dana APBN setiap tahunnya terus berjalan, dengan tujuan pembangunan Desa biar tambah maju dan berkembang. Namun kemajuan dan berkembangnya Desa dengan anggaran Dana Desa ini tergantung siapa yang menjadi Kepala Desanya.
Kalau Kepala Desanya pintar, cerdas dan amanah serta bertanggungjawab dalam pengelolaan dananya, tentu Desa itu akan maju dan makmur. Namun hal ini sebaliknya, seperti yang terjadi di Desa Nunggal Sari Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.
Oknum Kades berinisial SU, diduga melakukan penyimpangan dan terindikasi korupsi Dana Desa tahun anggaran 2022, 2023, 2024 dan 2025. Karena, berdasarkan informasi dari berbagai sumber dan temuan dilapangan yang berhasil dihimpun Sumaja Post, diduga terindikasi ada penyimpanag anggaran dan ketidaksesuaian realisasi fisik dilapangan.
Hal ini dapat dilihat pada APBDes pada beberapa beberapa proyek infrastruktur dan program pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Desa dalam kurun waktu tahun 2022-2025. Terdapat Dugaan penyalahgunaan Dana Bumdes Sidomulyo Desa Nunggal Sari, hal ini berdasarkan data yang dihimpun. Bumdes Sidomulyo Desa Nunggal Sari yang diduga tidak dikelola secara teransfaran, akuntabel dan disinyalir adanya penggunaan dana di luar peruntukan regulasi.
Kemudian diduga banyaknya kegiatan fisik yang dikerjakan sendiri oleh Oknum Kades SU, TPK hanya memakai nama saja. Lalu dugaan pengelembungan harga pada beberapa pembangunan fasilitas desa yang anggarannya terus bergulir dari tahun anggaran 2022 hingga tahun anggaran 2025. Diduga tidak adanya keterbukaan informasi public terkait realisasi anggaran pendapatan dan belanja deas dilingkungan Desa Nunggal Sari sepanjang periode tahun tersebut.
Untuk mendapatkan jawab secara tertulis, maka Sumaja Post melayangkan surat konfirmasi tertulis dengan nomor 051/Konf/SMJ-Post/VI/2026 tertanggal 8 juni 2026. Namun sayang, oknum Kades SU, sampai saat ini, surat konfirmasi tertulis dari Sumaja Post belum dijawabnya, sampai berita ini diterbitkan. (*red).
![]()