sumajaku.com

Mitra Pemerintah Penyampai Aspirasi Rakyat

example banner

Plafon Rusak Parah, Dana BOS SMPN 4 Sanga Desa Dipertanyakan

Plafon Rusak Parah, Dana BOS SMPN 4 Sanga Desa Dipertanyakan
Tampak plafon sekolahan lapuk dan jebol.

Musi Banyuasin, sumajaku.com- Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) diduga tidak transparan dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dugaan ini berdasarkan tidak ditemukannya papan informasi realisasi dana BOS di sekolah tersebut, padahal hal itu merupakan kewajiban sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 6 Tahun 2021.

Masyarakat menyoroti banyaknya plafon yang bisa dilihat dengan kasat mata rusak parah. Berdasarkan informasi dari berbagai sumber inilah, sumajaku.com turun kelapangan untuk melihat dan menindaklanjuti informasi tersebut, betapa mirisnya keadaan sekolah SMP Negeri 4 Sanga Desa dengan komdisi sekolahan kusam serta banyak bagian plafon yang telah rusak parah.

Plafon sekolahan yang sudah habis jatuh.

Perlu diketahui bahwa, Bahwa Dana BOS itu terdiri dari dana sarana dan prasarana 20% untuk mobiler, rehap pelapon, pengecatan gedung sekolah. Namun dilapangan sepertinya tidak berjalan sebagaimana mestinya, padahal untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama di nilai dana BOS nya lumayan besar/siswayaitu Rp 1.100.000 persiswa pertahunnya.

Permendikbud tersebut mewajibkan sekolah untuk menyediakan papan informasi realisasi dana BOS agar dapat diakses oleh publik sebagai bentuk transparansi. Pengelolaan dana BOS di SMP Negeri 4 Sanga Desa ini patut diduga terjadi indikasi penyimpangan dan dugaan korupsi dalam pelaksanaannya, karena mengingat ketidak profesionalan dalam pengelolaan dan pelaporan anggaran yang seharusnya dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Diketahui dana BOS SMPN 4 Sanga Desa Tahun 2021 s/d 2024, wajib dijabarkan rincian anggaran-anggaran secara keseluruhan per item digunakan untuk apa saja?? karena seperti yang di lihat, sepertinya sekolah ini tidak ada perbaikan atau pun pemeliharaan dari anggaran dana BOS untuk sarana dan prasarana.

Tampak seng sekolahan yang sudah buruk dan karatan.

Sedangkan disini diketahui kepala sekolah menjabat mulai terhitung dari tahun 2021 sampai tahun 2025 dengan jumlah siswa terhitung lumayan banyak dan anggaran dana BOS cukup lumayan, namun tidak dapat dialokasi untuk perbaikan dan pengecatan gedung sekoahan.

Seperti yang terlihat fakta di lapangan gedung sekolah tidak ada pengecatan, lantai dan plafon hampir berapa lokal terlihat kerusakan yang cukup parah. Disini terlihat jelas bahwa kepala sekolah telah mengabaikan anggaran dana BOS  yang telah di tentukan untuk perawatan, sarana dan prasarana.

Namun, saat dikonfirmasi pada hari Jum’at 13/3/2026 Kepala sekolah SMP Negeri 4 Sanga Desa M Romadani M.Pd, melalui pesan singkatnya dengan nomor WhatsAppnya 08537810×××× mengatakan, bahwa beliau bukan seorang guru di Banyuasin atau babat supat dan minta untuk tidak menganggu dan menghubunginya lagi. “Jangan ganggu nomor Hp saya lagi,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Banyuasin, Yayan SE, MM, saat akan dikonfirmasi sumajaku.com, jumat kemarin dikantornya, belum bisa ditemui, karena lagi memimpin rapat. “Pak Kadis sedang ada rapat dengan para Kabid dan pejabat lainnya,” jelas salah seorang stafnya kepada sumajaku.com. (*tim)

Loading

No Responses

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses