sumajaku.com

Mitra Pemerintah Penyampai Aspirasi Rakyat

example banner

Siswa SMA Taruna Indonesia Tewas Usai Mengikuti MOS

Siswa SMA Taruna Indonesia Tewas Usai Mengikuti MOS
Jazad korban saat turun dari ambulan.

Palembang, sumajaku.com- Tewasnya seorang Pelajar SMA Taruna Indonesia, yang mengikuti hari terakhir Masa Orientasi Studi (MOS), murni tewas karena benda tumpul di kepala dan dada.

Pihak RS Bhayangkara Palembang, menerima jenazah korban Jenazah Delwyn Berlin Juliandro (14) warga Tulung Selapam Rt 16 Rw 08 Desa Tulung Selapan Ilir Kecamatan Tulung Selapan Ogan Kombering Ilir (OKI) Sumsel, pada Sabtu (13/07/2019) pukul 11.45 wib.

Tim Forensik RS Bhayangkara Palembang, melaksanakan Pemeriksaan Luar dan Dalam, dilaksanakan Pukul 14.00 wib. Setelah menjalani Pemeriksaan Dalam (Otopsi) di Ruang Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang, selama hampir 3 jam, yang dipimpin dokter forensi dr Indra Syakti Nasution didampingi Kompol d Mansuri.

“Iya benar kiya tadi melakukan Pemeriksaan Luar dan Pemeriksaan Dalam” ungkap dr Indra Syakti Nasution.

Dari hasil pemeriksaan Otopsi, yang dilakukan tim dokter forensi Bhayangkara Palembang, disimpulkan jika korban tewas karena benda tumpul mengingat banyaknya resapan darah di kepala, dada dan kaki.

“Dari pemeriksaan luar kita jumpai memang ada kekerasan di kepala, dada dan kaki itu ada. Waktu kita pemeriksaan dalam memang ada juga kita jumpai luka di kepala (pada pemeriksaan luar) juga ada di kepalanya ada darah atau resapan darah. Dengan adanya resapan darah berarti ada benturan yang sangat kuat di situ, ” jelasnya.

Dijelaskan dr Indra Syakti Nasution, benturan yang mengakibatkan ada resapan darah di tubuh korban terbilang banyak.”selain di kepala, ada juga resapan darah di dada, untuk berapa banyak lumayan banyak, ” ujarnya.

Usai menjalani otopsi, rencananya korban Delwyn Berlin Juliandro (14), akan dimahkamkan didaerah kelahirannya di Daerah Tulung Selapam Rt 16 Rw 08 Desa Tulung Selapan Ilir Kecamatan Tulung Selapan OKI Sumsel, minggu (14/07/2019) subuh, setiba di kampung halaman langsung dimahkamkan, tanpa kehadiran sang Ayah yang ini tengah berlayar ke Luar Negeri.

“Jenazah cucu saya ini akan dimahkamkan di Tulung Selapan di Pemakaman Umum disana, tanpa kehadiran bapaknya, karena tengah berlayar” ungkap H Kejuk (60).

Mengetahui cucunya tewas dalam pelaksanaan MOS di SMA Taruna Indonesia, pihak keluarga meminta agar kasus di usut hingga tuntas. ” harapan kami kepada penegak hukum agar kasus ini di usut tuntas, sesuai hukum yang berlaku” ujarnya.

Bahkan, dikatakan H Kejuk. Dirinya sempat menasehati korban agar memilih Sekolah Umum, akan tetapi ingin mengikuti jejak sang ayah, dirinya nekat menuju sekolah favoritenya. “saya sempat melarang korban sekolah di taruna karena takut dia tidak kuat dengan pelajaran itu, takut gak tahan inginnya sekolah biasa saja karena dia ingin sekolah di situ akhirnya diizinkan kami berunding dengan anakku karena itu sudah kemauan dia.” jelasnya.

Korban Dewlyn, rencananya sabtu (13/07/2019) akan dijemput ibunya Berce (41) pulang kampung mengingat korba. Sudah satu minggu mengikuti MOS, dan senin (15/07/2019) mulai sekolah. Akan tetapi ibu korban mendapat telepon dari Kepa Sekolah SMA Taruna Indonesia sekitar pukul 04.00 wib.

Yang mengatakan jika korban meninggal dan berada di RS Myria Palembang, oleh petugas jenazah korban sempat di bawa ke Kamar Mayat RSMH Palembang. Karena guna pemyelidikan akhirnya jenazah korban di bawa ke Instalasi Forensi RS Bhayangkara Palembang.

Dari informasi dilapangan korban Dewlyn sempat mengikuti rangkaian kegiatan MOS di malam terakhir, dengan jalan kaki dari kawasan Talang Jambe menuju SMK Taruna Indonesia di Sukabangun Sukarami Palembang, sambil melintasi Kanal yang lebar 2 meter.

Di duga korban menolak perintah, membuat dirinya mendapat hukuman, setiba di SMK Taruna Indonesia, korban terjatuh dan kejang kejang. Hingga dilarikan ke RS Myria Palembang, akan tetapi nyawa korban tidak tertolong. Siswa berprestasi sulung dua bersaudata ini, yang pernah menjuarai lomba belajar Tapak Suci Tahun 2018 ini telah pergi untuk selama lamanya. (April).

 996 total views,  2 views today

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.