Banyuasin, sumajaku.com- Tambang emas llegal di desa Muara tiku diduga dibekingi oleh oknum Kepala Desa (Kades) kata warga Desa Sungai Baung, yang mana air sungai mereka tercemar oleh limbah Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Ilegal
Pada hari Rabu 2 juli 2025 pukul 16:00 WIB Awak media langsung mendatangi masyarakat warga Desa Sungai Baung. Warga Desa Sungai Baung merasakan sangat resah dengan aktivitas penambangan emas Ilegal yang sudah beroperasi selama ini setiap hari berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB di sepanjang bantaran Sungai Ulu Rawas yakni di kawasan desa Muara tiku menggunakan beberapa yunit alat berat cobellco
Para penambak berkisar ada ratusan orang, kurang lebih ,masing-masing Dompeng delapan orang tenaga kerja, dan informasinya sebagian berasal dari Desa Muara tiku dan ada juga yang dari luar desa .
“Tidak hanya itu, tanah di pinggir sungaipun menjadi amblas, meskipun lokasi penambangan di seberang sungai, namun ketenangan kami sangat terganggu,” ungkapnya. Sampai saat ini air Sungai kami tidak dapat di pergunakan ungkap salah satu warga kepada awak media.
Sementara, Oknum Kades HS saat dikonfirmasi pada 9 juli 2025 10:00 WIB melalui No WA (WhatsApp) nya tidak bisa di hubungi sehingga awak media tidak bisa menggali informasi dari kepala Desa Muara tiku kecamatan karang jaya kabupaten Mura Tara.
“Warga sangat resah dengan aktivitas penambangan emas Ilegal di wilayah desa Muara tiku yang beroperasi setiap hari, dari pagi pukul 8:00 hingga pukul 17: 00 WIB. selama sudah bertahun – tahun. Aliran limbah tambang emas Ilegal yang membuat air sungai tempat mereka mandi dan mencuci pakaian menjadi keruh dan mengandung mercury menyebabkan badan bengkak dan gatal-gatal mengakibatkan timbulnya koreng ungkap warga Desa Sungai Baung kepada awak media pada hari Rabu 2 juli 2025 pukul 16:00 WIB.
Masyarakat Desa Sungai Baung mengatakan kepada awak media agar kira nya pemerintah Kabupaten Mura Tara dapat memberikan bantuan sumur , sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesusahan untuk mencari air bersih setiap hari.
Pada saat ini warga sangat sulit sekali untuk mendapatkan air bersih ungkap nya kepada awak media,untung saja ada beberapa warga yang memiliki sumur sehingga warga dapat mengambil air secara bergiliran.
Tambang emas Ilegal yang beroperasi di wilayah Desa Muara tiku di duga di bekingi oleh oknum kepala Desa Muara tiku dan para penambang emas memberikan sebagai setoran kepada oknum kepala desa menurut dari keterangan warga yang namanya mintak di rahasiakan kepada awak media Sumaja post. Maka itu operasi tambang emas Ilegal tetap berjalan lancar sampai saat ini . (Ipul)
![]()



No Responses