Banyuasin, sumajaku.com- Dua ayam jago jadi “korban” pemotongan sebagai bentuk rasa syukur atas kepindahan Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prasetowo‚SIK.MH, hal ini dilakukan insan pers Banyuasin sebagai tanda syukuran dikuliner Banyuasin, Rabu (7/01/2026)
Kegiatan syukuran ini dihadiri puluhan insan pers dari berbagai organisasi yang bertugas di Sumatera Selatan khususnya di Kabupaten Banyuasin.. Syukuran pemotongan dua ayam jago ini merupakan wujud syukur atas kepindahan Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prasetowo,SIK.,MH dan Menyambut Kapolres Banyuasin yang baru AKBP Risnan Aldino, SIK.,M.Si. Semoga Kapolres yang baru dan jajarannya bisa melakukan komunikasi dengan insan pers Banyuasin tidak seperti sebelumnya yang selalu tertutup, kalaupun ada yang bisa konfirmasi ada orang tertentu.
Menanggapi pejabat publik yang tidak mau dikonfirmasi, salah satu wartawan berkomentar, dia sangat menyayangkan pejabat publik yang enggan memberikan konfirmasi kepada wartawan saat dimintai keterangan dan tanggapannya terkait sesuatu hal yang akan di publikasikan.
“Sangat disayangkan apabila Kapolres dan jajarannya sebagai seorang pejabat tidak mau memberikan tanggapan atau konfirmasi kepada wartawan. Pejabat publik itu wajib memahami prinsip keterbukaan informasi publik, apalagi terhadap wartawan,” katanya
Ia menegaskan bahwa konfirmasi merupakan bagian penting dalam kerja jurnalistik agar pemberitaan tetap berimbang dan tidak menimbulkan polemik dikemudian hari.
“Kalau wartawan sudah berupaya melakukan konfirmasi tetapi tidak direspons, lalu berita tetap dinaikkan, ujung-ujungnya pejabat baru memberikan klarifikasi. Ini seharusnya tidak terjadi. Pejabat harus paham Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” ujarnya.
Sementara Mantan Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prasetowo‚SIK.MH, belum bisa dikonfirmasikan guna meminta tanggapan dan komentarnya, terkait kegiatan tanda syukur yang dilakukan insan pers ini, (*rill/net).
![]()



No Responses